Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Saya sangat bersukacita, Guru, karena kami berhasil taat. Ketika seseorang memilih ketaatan, tiada yang sulit!

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Dan sekarang kami memiliki suara hati dalam bahasa Indonesia, dengan teks terjemahan multibahasa, dari Neneng di Indonesia:

Kepada Guru saya, Tim Qo Tu, Guru Ultima yang terkasih, Sekali lagi, saya mengalami keajaiban luar biasa dalam hidup saya. Kakak saya dan suaminya yang tinggal di Amerika pulang ke Indonesia. Kami berencana untuk berlibur ke Bali. Tiket sudah dipesan untuk 10 orang. Jadwal keberangkatan adalah minggu pertama bulan April 2025. Saat itu, kakak ipar saya sakit pada lututnya dan menjalani pengobatan di Amerika, tetapi kondisinya belum membaik sehingga jalannya agak terpincang. Tiba-tiba, pada tanggal 3 April 2025, kami melihat berita di Supreme Master TV tentang situasi Bumi dan perintah bermeditasi selama 11,5 jam setiap hari.

Seketika itu juga, rencana kami berlibur sirna. Kami sepakat membatalkan perjalanan ke Bali dan mulai berpikir secara serius sebagai murid Master, bagaimana dapat melaksanakan kewajiban meditasi panjang 11,5 jam yang tidak biasa ini. Contact person di Jakarta membuka center setiap hari selama masa itu. Kami bertekad dan berusaha untuk ikut serta.

Akhirnya, kami menyewa sebuah kamar di sebelah Center Jakarta. Saya dan suami mulai mengikuti sesi meditasi panjang, dan kakak saya juga mengikutinya. Awalnya, kakak ipar tidak dapat ikut karena lututnya sakit dan mengingat tempat meditasi berada di lantai lima. Kakak saya berkata, “Kalau kamu tidak bisa meditasi di Center, ya sudah, meditasi saja di kamar saja!” Seolah mendengar auman singa, kakak ipar pun memberanikan diri menaiki tangga menuju Center.

Seminggu berlalu dan ajaib, lututnya yang sulit ditekuk menjadi lebih baik dan jalannya tidak terlalu pincang. Kakak ipar sangat bersuka cita atas kesembuhan kakinya dan kakak saya bersyukur telah memilih bermeditasi daripada berlibur. Pilihan itu akhirnya membawa Berkah dan keajaiban bagi kami semua.

Selama dua bulan tinggal di sebelah Center menjadi kenangan terindah perjalanan rohani kami, Guru. Alam Semesta bekerja secara luar biasa — sesuatu yang terlihat mustahil menjadi kenyataan. Saya bersyukur telah menyerahkan diri dan membiarkan Tuhan mengatur segalanya. Saya sangat bersukacita, Guru, karena kami berhasil taat. Ketika seseorang memilih ketaatan, tiada yang sulit! Kami menjalani masa itu dengan damai dan bahagia. Ini sungguh di luar kata-kata, Guru! Saya sangat mencintai-Mu, Guru! Walau pikiran sering menarik saya ke arah duniawi yang merugikan, Engkau selalu hadir dengan cara yang unik untuk mengingatkan kami. Terima kasih, Guru, atas kesempatan yang sangat langka dan berharga ini. Terima kasih khusus untuk tim Supreme Master Television. Salam ketulusan, Neneng dari Jakarta, Indonesia

Neneng yang penuh perhatian, Kami dengan senang hati menyampaikan pesan suportif ini dari Guru kepada Anda:

“Neneng yang damai, pengabdian kalian semua membuat saya terharu hingga meneteskan air mata. Sungguh langka penyerahan diri sepenuh hati demi tujuan mulia di bawah Kehendak Tuhan. Kalian semua adalah keluarga yang beruntung, bersatu, dan penuh kasih. Tuhan mencintai kalian. Saya mencintai kalian! Terima kasih juga telah berbagi kisah penuh kepedulian tentang keberanian dan tekad saudara ipar Anda. Memang benar bahwa yang perlu kita lakukan hanyalah mengambil langkah pertama ketika menghadapi tantangan. Tetaplah positif dan kuat, dan Kuasa Tuhan akan melakukan sisanya. Selalu demikian. Percayalah kepada Keilahian Tertinggi, Guru batin Anda, dan bertindaklah sesuai dengan Jalan Mulia yang telah Anda pilih, dan Anda hanya akan merasakan Cinta dan Berkah Surgawi. Pelukan hangat dari jauh untuk Anda, orang-orang terkasih Anda, dan semua orang lain yang bermeditasi dengan tekun di Jakarta Center. Semoga Anda dan rakyat Indonesia yang murah hati senantiasa diangkat dalam Kebijaksanaan Surga yang tak terbatas. Cinta, Cinta, Cinta.”
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Berita Patut Disimak
2026-02-21
848 Tampilan
Lagu, Komposisi, Puisi dan Pertunjukan Maha Guru Ching Hai (vegan)
2026-02-21
711 Tampilan
34:21
Antara Guru dan Murid
2026-02-21
1343 Tampilan
32:54

Berita Patut Disimak

2026-02-20   334 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-02-20
334 Tampilan
Dunia Sekitar Kita
2026-02-20
340 Tampilan
Layar Sinema
2026-02-20
350 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh